Daftar Harga Fitting atau Sambungan Pipa-Jenis-Jenis Sambungan-Kegunaan Sambungan-Update Mei 2019

Daftar Harga Fitting atau Sambungan Pipa-Jenis-Jenis Sambungan-Kegunaan Sambungan-Update Mei 2019

Fitting merupakan salah satu komponen dalam sistem perpipaan yang memiliki fungsi untuk merubah aliran, menyebarkan aliran, membesar atau mengecilkan aliran. Fitting juga salah satu peranan utama dalam sistem perpipaan.

Fitting pun memiliki perbedaan mulai dari ukuran, bentuk hingga karakternya. Bagian ini merupakan bagian penting dalam sistem perpipaan dan tentunya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Daftar Harga Fitting atau Sambungan Pipa-Jenis-jenis Sambungan-Kegunaan Sambungan-Update Mei 2019/http://daftarhargapipa.com/

Pada instalasi pipa banyak ditemui sambungan, perubahan arah, perubahan diameter dan belokan.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Hal ini dilakukan karena keterbatasan ukuran dan bentuk pipa dalam memenuhi segala kebutuhan instalasi. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, saat ini telah diproduksi berbagai macam jenis alat penyambungan yang tentunya disesuaikan dengan ukuran pipa, jenis pipa dan bahan penyusun pipa.

Banyak orang yang awam atau sedikit mengerti akan hal ini, tapi disini kami akan menjelaskan lebih detail mengenai fitting atau sambungan pada sistem perpipaan yang anda harus memahaminya satu persatu fungsi dan kegunaanya. Adapun jenis dari fitting antara lain adalah, sebagai berikut:

  1. ELBOW

Elbow merupakan sambungan pada sistem perpipaan yang berfungsi untuk membelokan arah aliran ataupun flurida. Elbow terdiri dari dua jenis yang paling umum yaitu 45˚dan 90˚. Untuk memperoleh sudut di selain sudut diatas, terkadang elbow tersebut di potong atau dengan cara mengunakan dua elbow yang disatukan untuk memperoleh sudut tertentu.

 

 

2. TEE

Tee merupakan sambungan pada sistem perpipaan yang berfungsi untuk membagi aliran ataupun flurida. Biasanya cabangnya ini ukurannya sama dengan ukuran pipa utamanya, kita menyebutnya dengan straight tee. Sedangkan kalau berbeda, kita menyebutnya dengan reducing tee.

 

 

3. REDUCER

Reducer merupakan sambungan pada sistem perpipaan yang berfungsi untuk mereduce atau mengurangi aliran atau flurida. Jadi, reducer ini akan bertugas untuk mengabungkan dari diameter yang lebih besar ke yang kecil, atau sebaliknya.

 

 

 

4. STUB END

Stub end merupakan sambungan pada sistem perpipaan yang fungsinya mirip dengan tee, yaitu membagi aliran. Bedanya dengan tee, kalau tee adalah item yang terpisah, ia mengabungkan beberapa pipa. Namun jika stub end percabangan langsung dari pipa utamanya yang fungsinya mengantikan reducing tee.

 

 

 

5.  CAP

Cap merupakan sambungan pada sistem perpipaan yang berfungsi untuk menghentikan              aliran pada ujung pipa fitting ini di las langsung pada pipa utama. Ada juga penutup                      aliran fluida yang dapat di bongkar dan dilepas, namun biasanya menggunakan                              sambungan flange.

Harga Pipa HDPE Terbaru 2019

Harga Pipa HDPE Terbaru 2019

Harga Pipa HDPE Terbaru 2019

Harga Pipa HDPE Terbaru 2019 untuk merek Rucika, Supralon, Maspion, Langgeng, Vinilon. Pipa HDPE merupakan Pipa yang di desain khusus untuk Perpipaan air bersih, terbuat dari Polyethylene dengan densitas yang tinggi. Tergolong dalam PE-100, standar untuk air minum. Pipa jenis ini sering dipakai untuk pengadaan air, terutama dia daerah Indonesia Timur.

Harga Pipa HDPE Terbaru 2019 http://daftarhargapipa.com

Produksi Pipa HDPE

Bahan pembuat awal Pipa HDPE adalah biji plastik, yaitu PE itu sendiri, dicampur dengan bahan pembuat pipa yang lain. Setelah dicampur, bahan-bahan tersebut di panaskan atau di lelehkan hingga lebur dan tercampur. Setelah itu bahan yang sudah leleh dan berbentuk cair masuk ke cetakan pipa. Cetakan berbentuk batang untuk diameter 110mm ke atas. dan gulungan (roll) untuk 90mm hingga 20mm.

Produksi Pipa HDPE http://daftarhargapipa.com

Ketahanan Pipa HDPE

Polietilena adalah bahan plastik yang terkuat untuk saat ini. Jika dibandingkan dengan Polivinil, dan Polipropilena. Sehingga untuk ketahanannya tidak perlu di ragukan lagi. Pipa HDPE mampu menahan beban berat, aman jika ditanam di dalam tanah, dan tidak pecah jika terbentur benda keras (yang tidak di sengaja).

Spesifikasi Pipa HDPE

Jika berbicara tentang spesifikasi Pipa, mengacu pada SDR dan PN. SDR adalah Standard Dimensional Ratio, sedangkan PN adalah Pressure Nominal.

  • SDR atau Rasio Dimensi Standar
    SDR adalah rasio perbandingan antara ketebalan pipa dan diameter luar pipa (OD, Outer Diameter). Semakin kecil nilai SDR Pipa HDPE, maka semakin tebal pipa tersebut.
  • PN atau Nominal Tekanan
    PN adalah acuan para kontraktor / konsultan proyek untuk menentukan penggunaan pipa pada jalur distribusi air. Karena perhitungan PN ini menggunakan banyak parameter yang tetap maka seringkali angka PN ini langsung dikategorikan sesuai dengan angka SDRnya. Misalnya saja pipa SDR 11 maka termasuk ke dalam golongan PN16. Pipa SDR 17 masuk ke dalam golongan PN 10 dan sebagainya. (cara menghitung PN)

Pembelian Pipa HDPE

Karena Pipa HDPE ini lebih di khususkan untuk proyek, maka pembelian Pipa harus dalam quantity besar dan membelinya harus lewat Distributor Pipa HDPE. Pipa HDPE tidak bisa di beli di Toko Bangunan biasa. Pipa HDPE tidak bisa di ecer, harus lengkap 1 roll atau 1 batang, tidak bisa di potong menjadi beberapa meter.